16. Restart HP Redmi Terlebih Dahulu
Mulai dari yang paling sederhana. Kalau iklan baru muncul setelah aplikasi tertentu error atau sistem terasa aneh, restart dulu HP Redmi.
Tahan tombol power → pilih ‘Reboot’ atau ‘Restart’ → tunggu HP menyala lagi
Restart memang nggak menghapus pengaturan iklan secara permanen. Tapi cara ini bisa menghentikan proses aplikasi yang lagi nge-bug atau notifikasi yang nyangkut.
Setelah HP menyala, perhatikan iklannya muncul lagi atau nggak. Kalau tetap ada, kita mulai matikan sumber iklannya satu per satu.
15. Matikan Personalized Ads
Redmi biasanya punya pengaturan untuk membatasi personalisasi iklan berdasarkan aktivitas pengguna.
Nama dan posisi menunya bisa sedikit berbeda antara MIUI dan HyperOS. Cari bagian privasi atau layanan iklan di ‘Settings’.
Biasanya kamu bisa menemukan opsi seperti ‘Personalized ad recommendations’ atau pengaturan serupa yang berhubungan dengan personalisasi iklan.
Matikan opsi tersebut.
Perlu dicatat, menonaktifkan personalisasi belum tentu menghilangkan seluruh iklan. Biasanya yang berubah adalah cara iklan disesuaikan dengan aktivitasmu.
Kalau targetnya benar-benar mengurangi jumlah iklan, lanjut ke pengaturan aplikasi bawaan.
14. Matikan Rekomendasi di Aplikasi Security
Aplikasi ‘Security’ atau Keamanan pada Redmi bisa menampilkan rekomendasi konten tertentu.
Buka aplikasi ‘Security’, lalu cari ikon pengaturan.
Cari opsi seperti:
‘Security’ → ‘Settings’ → matikan ‘Receive recommendations’
Nama menu bisa sedikit berbeda tergantung versi MIUI atau HyperOS.
Sekalian cek bagian pembersihan atau Cleaner. Beberapa versi punya pengaturan rekomendasi terpisah pada fitur tersebut.
Kalau iklan yang paling sering kamu lihat muncul setelah memakai aplikasi Security, pengaturan ini layak banget dimatikan.
Belum bersih juga? File Manager punya pengaturan serupa.
13. Matikan Rekomendasi di File Manager
Pernah buka File Manager lalu muncul konten rekomendasi?
Coba masuk ke aplikasi ‘File Manager’, buka pengaturan, lalu cari opsi rekomendasi.
Pada versi sistem tertentu, jalurnya kurang lebih:
‘File Manager’ → ‘Settings’ → ‘About’ → matikan ‘Recommendations’
Menu persisnya bisa berubah tergantung versi aplikasi.
Setelah dimatikan, tutup File Manager lalu buka lagi buat ngecek hasilnya.
Kalau File Manager udah bersih tapi iklan masih muncul di aplikasi lain, jangan berhenti dulu. Masih ada beberapa aplikasi bawaan yang perlu dicek.
12. Nonaktifkan Rekomendasi di Aplikasi Downloads
Aplikasi ‘Downloads’ juga bisa mempunyai sistem rekomendasi.
Buka aplikasi tersebut lalu masuk ke pengaturan. Cari opsi seperti ‘Show recommended content’ atau ‘Receive recommendations’.
Matikan kalau tersedia.
Cara ini memang nggak selalu berlaku pada semua model Redmi karena tampilan sistem bisa berbeda. Jadi, kalau opsinya nggak ada, nggak perlu dipaksain.
Langsung lanjut ke aplikasi berikutnya yang cukup sering menampilkan rekomendasi.
11. Matikan Rekomendasi di Themes
Aplikasi ‘Themes’ memang banyak menampilkan tema, wallpaper, dan konten tambahan. Namun, beberapa versi juga menampilkan rekomendasi yang terasa seperti iklan.
Buka ‘Themes’, masuk ke bagian profil atau akun, lalu buka pengaturan.
Cari opsi seperti ‘Show ads’, ‘Personalized recommendations’, atau ‘Recommendations’. Matikan opsi yang berkaitan dengan iklan kalau tersedia.
Jangan matikan izin yang nggak berhubungan kalau kamu masih memakai aplikasi Themes.
Kalau iklannya muncul terutama ketika memilih wallpaper atau tema, cara ini cukup relevan.
Masih ada notifikasi promosi? Sekarang cek GetApps.
10. Matikan Notifikasi GetApps
GetApps merupakan toko aplikasi bawaan pada sebagian perangkat Xiaomi atau Redmi. Notifikasinya kadang berisi rekomendasi aplikasi dan promosi.
Kalau kamu nggak membutuhkan notifikasi tersebut, matikan aja.
‘Settings’ → ‘Notifications’ → cari ‘GetApps’ → matikan notifikasi yang nggak diperlukan
Pada sebagian versi sistem, jalurnya bisa masuk melalui:
‘Settings’ → ‘Apps’ → ‘Manage apps’ → ‘GetApps’ → ‘Notifications’
Kamu nggak harus menonaktifkan aplikasinya. Cukup kontrol notifikasi yang bikin layar penuh promosi.
Kalau notifikasi udah kalem tapi iklan muncul lewat browser, fokusnya pindah ke izin website.
9. Cabut Izin Notifikasi Website di Browser
Nah, ini salah satu sumber iklan yang sering bikin orang salah sangka.
Kadang kamu pernah membuka situs lalu menekan ‘Allow’ pada permintaan notifikasi. Setelah itu, website tersebut bisa mengirim notifikasi promo walaupun browser sedang nggak dibuka.
Buka browser yang kamu gunakan lalu cari bagian pengaturan notifikasi atau izin situs.
Kalau memakai Chrome, periksa bagian ‘Site settings’ dan ‘Notifications’. Cari website yang nggak dikenal lalu blokir atau hapus izinnya.
Prinsipnya simpel:
Buka pengaturan browser → cek izin notifikasi situs → blokir situs mencurigakan
Kalau iklannya muncul di panel notifikasi dengan nama website tertentu, cara ini biasanya jauh lebih relevan daripada me-reset HP.
Kalau iklannya malah memenuhi halaman browser, lanjut matikan pop-up.
8. Blokir Pop-Up dan Redirect di Browser
Iklan yang membuka tab baru sendiri biasanya berkaitan dengan pop-up atau redirect dari website.
Masuk ke pengaturan browser lalu cari ‘Pop-ups and redirects’. Pastiin fitur pemblokirannya aktif.
Sekalian cek pengaturan ‘Ads’ atau iklan mengganggu kalau browser menyediakan opsi tersebut.
Cara ini nggak bakal menghapus iklan yang berasal dari aplikasi lain. Tapi buat iklan yang cuma muncul saat browsing, efeknya bisa jauh lebih terasa.
Kalau iklan tetap muncul bahkan ketika browser ditutup, mulai curigai aplikasi yang baru dipasang.
7. Hapus Aplikasi Mencurigakan yang Baru Diinstall
Iklan full-screen yang tiba-tiba muncul di Home Screen sering kali bukan berasal dari sistem Redmi.
Coba ingat aplikasi yang dipasang sebelum masalah mulai muncul.
Terutama periksa aplikasi seperti:
- Cleaner atau booster nggak jelas.
- Aplikasi wallpaper atau tema pihak ketiga.
- Aplikasi hasil install dari sumber yang nggak dikenal.
Buka:
‘Settings’ → ‘Apps’ → ‘Manage apps’
Urutkan atau periksa aplikasi yang baru dipasang. Kalau ada aplikasi nggak dikenal dan nggak dibutuhkan, uninstall.
Jangan asal menghapus aplikasi sistem yang namanya asing. Fokus pada aplikasi pihak ketiga yang memang kamu pasang sendiri.
Kalau aplikasinya kelihatan normal tapi tetap bisa menampilkan iklan di atas layar, cek izin khususnya.
6. Matikan Izin Display Over Other Apps
Beberapa aplikasi punya izin untuk tampil di atas aplikasi lain.
Fitur ini punya kegunaan yang sah, misalnya untuk floating window. Tapi aplikasi nakal juga bisa memakainya buat menampilkan iklan secara tiba-tiba.
Cari pengaturan izin khusus pada Redmi. Nama menunya bisa berupa ‘Display over other apps’, ‘Appear on top’, atau versi terjemahan Indonesianya.
Lihat aplikasi mana yang punya akses tersebut.
Kalau ada aplikasi mencurigakan:
Pilih aplikasi → matikan izin tampil di atas aplikasi lain
Jangan sembarangan mematikan izin pada aplikasi yang memang kamu butuhkan untuk fungsi tertentu.
Iklan masih masuk lewat notifikasi aplikasi? Cara berikut lebih satset.
5. Matikan Notifikasi Promosi dari Aplikasi Tertentu
Kalau iklannya berupa notifikasi, tekan dan tahan notifikasi tersebut.
Biasanya Android akan menunjukkan aplikasi yang mengirimnya. Dari situ kamu bisa langsung masuk ke pengaturan notifikasi.
Matikan kategori notifikasi promosi yang nggak dibutuhkan.
Kamu juga bisa masuk melalui:
‘Settings’ → ‘Notifications’ → pilih aplikasi → atur kategori notifikasi
Lebih baik matikan kategori promosi aja kalau aplikasinya masih kamu butuhkan. Jadi, notifikasi penting tetap bisa masuk.
Nah, kalau nama pengirim iklannya nggak jelas, lakukan pengecekan keamanan.
4. Scan Aplikasi lewat Google Play Protect
Aplikasi mencurigakan bisa menjadi sumber AdwareDefinisi: Perangkat lunak yang menampilkan iklan secara agresif dan terkadang mengumpulkan data penggunaan untuk tujuan periklanan.. Buat pengecekan awal yang aman, manfaatkan Google Play Protect.
Buka Play Store, masuk ke profil akun, lalu cari ‘Play Protect’.
Jalankan pemindaian.
Kalau sistem menandai aplikasi berbahaya atau mencurigakan, ikuti tindakan yang tersedia buat menghapusnya.
Eits, hasil scan yang bersih juga nggak otomatis menjamin semua aplikasi sempurna. Tapi setidaknya kamu punya satu lapisan pengecekan tambahan tanpa perlu mengunduh antivirus nggak jelas.
Kalau masalahnya berupa iklan sistem bawaan, kita lanjut ke pengaturan Redmi yang lebih dalam.
3. Matikan Rekomendasi di Mi Browser
Kalau masih menggunakan Mi Browser pada Redmi, buka pengaturannya dan cek opsi rekomendasi maupun layanan konten.
Cari menu berkaitan dengan:
- Rekomendasi konten.
- Notifikasi.
- Personalisasi.
Matikan bagian yang nggak kamu perlukan.
Nama opsinya bisa berubah mengikuti versi Mi Browser. Jangan heran kalau tampilannya berbeda antara Redmi lama dan perangkat dengan HyperOS yang lebih baru.
Kalau setelah itu iklan cuma tersisa di beberapa bagian sistem, ada satu pengaturan privasi lagi yang layak diperiksa.
2. Batasi Layanan Iklan di Pengaturan Privasi
Masuk ke ‘Settings’ dan cari bagian privasi.
Gunakan fitur pencarian pengaturan kalau bingung. Ketik kata seperti “ads”, “iklan”, atau “ad services”.
Kalau menemukan opsi yang berkaitan dengan layanan iklan atau rekomendasi iklan personal, nonaktifkan personalisasinya.
Cara ini berbeda dengan mematikan rekomendasi pada satu aplikasi. Pengaturannya lebih menyasar layanan iklan di tingkat sistem.
Setelah diubah, restart HP lalu perhatikan apakah jumlah rekomendasi berkurang.
Masih muncul juga? Nah, sekarang kita masuk ke cara pamungkas.
1. Nonaktifkan Otorisasi MSA
MSA atau MIUI System Ads berkaitan dengan sistem iklan pada perangkat Xiaomi dan Redmi tertentu.
Pada perangkat yang masih menyediakan pengaturan tersebut, kamu bisa mencoba mencabut otorisasinya.
Cari menu ‘Authorization & revocation’ menggunakan fitur pencarian di ‘Settings’. Pada beberapa versi, menu ini berada di bagian keamanan atau privasi.
Setelah ketemu, cari ‘msa’ lalu matikan otorisasinya.
Sistem mungkin meminta konfirmasi atau membuat kamu menunggu beberapa detik sebelum proses bisa diteruskan. Kalau gagal pada percobaan pertama, pastiin HP punya koneksi internet lalu coba lagi.
Sesudah berhasil, restart HP.
Perlu dicatat, lokasi menu bisa berbeda pada MIUI dan HyperOS. Beberapa perangkat atau versi sistem juga bisa mempunyai susunan pengaturan yang berbeda.
Menonaktifkan MSA pun nggak otomatis menghilangkan semua bentuk iklan. Notifikasi website dan aplikasi pihak ketiga tetap harus ditangani dari sumbernya masing-masing.
Kenapa Iklan Bisa Muncul Terus di HP Redmi?
Biasanya iklan di HP Redmi muncul karena fitur rekomendasi pada sistem atau aplikasi bawaan masih aktif. Tapi nih ya, selain itu, iklannya juga bisa berasal dari:
- Notifikasi website yang pernah diberi izin.
- Aplikasi pihak ketiga yang menampilkan promosi.
- Aplikasi dengan izin tampil di atas aplikasi lain.
Makanya, jenis iklannya perlu diperhatikan. Kalau muncul di aplikasi Themes, cek pengaturan Themes. Kalau berupa notifikasi website, cabut izin browser. Kalau iklannya muncul di mana-mana meskipun aplikasi bawaan udah ditutup, periksa aplikasi pihak ketiga.
Iklan yang berasal dari sistem juga belum tentu hilang cuma dengan satu tombol. Pada beberapa versi MIUI atau HyperOS, pengaturannya tersebar di beberapa aplikasi sehingga perlu dimatikan satu per satu.
Nah, kalau semua cara aman tadi masih belum mempan, jangan buru-buru install aplikasi pembersih random atau utak-atik sistem memakai metode yang nggak jelas. Hasilnya bisa berbeda menurut model Redmi, versi MIUI atau HyperOS, dan aplikasi yang terpasang.
Iklannya Masih Nongol? Mimin Bantu Cek
Kalau iklan terus muncul setelah pengaturan rekomendasi dan izin aplikasi udah diperiksa, jangan asal hapus aplikasi sistem atau mengubah konfigurasi yang kamu nggak kenal. Cara yang terlalu agresif malah bisa mengganggu fungsi HP, jadi konsultasiin masalahnya ke mimin dulu, ya, Abangku.
cta
Spill model Redmi yang dipakai, riwayat mulai munculnya iklan, dan pesan aneh kalau memang ada. Kasih tahu juga iklannya muncul sebagai notifikasi, pop-up, atau memenuhi layar. Mimin bareng tim MenyalaGadgetku bisa membantu menganalisis kemungkinan sumber masalah, pilihan solusi, dan apakah tim dapat membantu.
Terus kalau perlu dicek lebih lanjut biayanya berapa? Nominalnya bergantung pada model perangkat, hasil pengecekan, atau kondisi masalahnya. Biar nggak nebak-nebak budget, nih, mimin spill pricelist-nya setelah bagian ini.
price
Jadi, Intinya Apa, Abangku?
Intinya sih, tenangin diri dulu aja, ya, Abangku. Cara menghilangkan iklan di HP Redmi paling enak dilakukan dari sumbernya: matikan rekomendasi aplikasi, cabut izin notifikasi yang nggak perlu, lalu periksa MSA kalau menunya tersedia.
Kalau iklannya masih muncul setelah semua pengaturan aman udah dicek, berhenti utak-atik bagian sistem yang nggak dikenal. Semoga HP Redmi-nya cepet bersih dari iklan bandel dan nyaman dipake lagi, Abangku.